TATA CARA DAN ADAB ZIARAH KUBUR
TATA CARA DAN ADAB ZIARAH KUBUR
1. Doa naik kendaraan, dibaca 3X
٣x إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لَرَادُّكَ إِلَى مَعَادٍ
Innalladzii farodho ‘alaikal qur’aana
laroodduka ilaa ma’aad (3X)
Artinya: “Sesungguhnya Dzat yang memfardhukan
al-Qur’an kepadamu, sungguh akan mengembalikanmu kepada tempat asalmu.”
سُبْحَانَ الَّذِي
سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
“Subhaanal ladzii sakhhoro lanaa
haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniina wa innaa ilaa robbinaa lamungqolibuuna.”
Artinya: “Maha suci Allah yang memudahkan ini
(kendaraan) bagi kami dan tiada kami mempersekutukan bagi-Nya, dan sesungguhnya
kami akan kembali kepada Tuhan kami.”
2. Hendaklah Berwudhu dan niat untuk
bertawasul kepada orang-orang sholeh.
3. Berpakaian muslimin / Muslimah
(menutup aurot dan tidak ketat).
4. Dalam perjalanan menuju makam tidak
bergurau dan diisi nasehat hikmah Riwayat para wali yang diziarahi.
5. Menjauhi perkataan yang batil,
meratap, menangis, histeris. Boleh menangis hanya karena mengingat kematian dan
kebaikan ahli kubur selama di dunia.
6. Tidak boleh mencela ahli kubur karena
mereka sudah mempertanggungjawabkan di hadapan Allah.
7. Tidak melewati atau tidak berjalan di
atas kuburan dan bersandar di batu nisan selama masih ada jalan lain.
8. Hendaklah mengambil pelajaran dari
ziarah kubur kita semua akan menjumpai kematian untuk menghadap Allah dan
mempertanggung jawabkannya semua perbuatan selama di dunia.
9. Sesampai di kuburan memberi salam
umum.
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ
مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا
وَالْمُسْتَأْخِرِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ
لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
Assalamu 'alaikum ahlad-diyaar minal
mu'miniina wal muslimin. Yarhamulloohul mustaqdimina minna wal musta'khiriin.
Wa inna insya Allohu bikum la-laahiquun wa as alullooha lana walakumul
'affiyah.
Artinya: "Semoga keselamatan tercurah
kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari mukmin dan muslim, semoga Allah
merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang
belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan
untuk kami dan kalian."
10. Membaca salam khusus kepada wali
Assalamu'alaika ya wali Allah
.................... wainna insyaAllah bikum laakhiqun
Asalullohha lana walakumul aafiah.
Artinya: "Semoga keselamatan
tercurah kepada kalian wahai wali Allah, kami akan menyusul kalian, saya
meminta keselamatan untuk kami dan kalian."
11. Membaca ayat Qur'an, Tahlil, ditutup
Do'a untuk ahli kubur (bukan meminta kepada kuburan).
12. Memohon kepada Allah agar memberikan
pertolongan dengan perantaraan orang yang ditawasuli (orang-orang sholeh yang
sudah meninggal).
13. Menghadap ke timur, Berdoa umum yang dipimpin
imam. Berdoa khusus masing-masing peziarah (kurang lebih 2 menit).
Komentar
Posting Komentar