SOAL PAKET SOAL TES KOMPETENSI AKADEMIK (TKA) 2026
PAKET SOAL TES KOMPETENSI AKADEMIK (TKA) 2026
I. PILIHAN GANDA (Pilih satu jawaban yang
paling tepat)
1.
Bacalah teks berikut!
Suasana hangat terasa di Balai Kecamatan
Sukorejo, Kota Blitar, pada Jumat pagi ketika para lanjut usia duduk rapi
menanti pembagian bantuan Program BERKAT SAE. Wajah-wajah sepuh tampak
sumringah, sebagian berbincang pelan, sementara yang lain menggenggam kantong
ransum dengan mata berbinar. Ruangan itu dipenuhi nuansa haru dan kepedulian,
mencerminkan perhatian pemerintah terhadap warganya yang telah memasuki usia
senja.
Di sudut ruangan, petugas dengan ramah
menyapa para lansia satu per satu, memastikan mereka menerima paket nutrisi
yang tertata rapi. Aroma makanan sehat dari dalam kemasan samar tercium,
menambah kesan bahwa bantuan ini benar-benar disiapkan untuk menjaga kesehatan
mereka. Beberapa lansia yang datang dengan tongkat atau didampingi keluarga
tampak lega karena merasa tidak sendiri menghadapi masa tua.
Program ini juga menjangkau lansia yang
terbaring sakit melalui layanan Go Care Lansia di wilayah Kecamatan
Kepanjenkidul, Kecamatan Sukorejo, dan Kecamatan Sananwetan. Tim pendamping
mendatangi rumah-rumah sederhana, membawa bantuan sekaligus perhatian. Di sana,
suasana lebih hening, namun penuh kehangatan saat petugas berbincang lembut
dengan para lansia yang terbaring.
Bagi para penerima, bantuan ini bukan
sekadar makanan, melainkan bukti bahwa mereka tetap dihargai. Senyum tulus dan
ucapan terima kasih berulang kali terdengar, menciptakan pemandangan yang menyentuh
hati. Program BERKAT SAE dan Go Care Lansia pun tergambar sebagai jembatan
kepedulian yang menghadirkan rasa aman, perhatian, dan harapan bagi para
sesepuh di Kota Blitar.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/pemkot-blitar-perkuat-kepedulian-lansia-lewat-program-berkat-sae-dan-go-care-2026
Berdasarkan teks teks tersebut, istilah "paket
nutrisi" dalam konteks bantuan untuk lansia merujuk pada....
A.
kumpulan vitamin
tambahan untuk meningkatkan daya tahan tubuh
B.
bingkisan makanan sehat
yang dirancang khusus untuk kesehatan
C.
ransum makanan darurat
bagi warga yang sedang mengalami sakit
D.
suplemen medis yang
wajib dikonsumsi oleh warga usia senja
2.
Bacalah teks berikut!
Suasana hangat terasa di Balai
Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, pada Jumat pagi ketika para lanjut usia duduk
rapi menanti pembagian bantuan Program BERKAT SAE. Wajah-wajah sepuh tampak
sumringah, sebagian berbincang pelan, sementara yang lain menggenggam kantong
ransum dengan mata berbinar. Ruangan itu dipenuhi nuansa haru dan kepedulian,
mencerminkan perhatian pemerintah terhadap warganya yang telah memasuki usia
senja.
Di sudut ruangan, petugas dengan ramah
menyapa para lansia satu per satu, memastikan mereka menerima paket nutrisi
yang tertata rapi. Aroma makanan sehat dari dalam kemasan samar tercium,
menambah kesan bahwa bantuan ini benar-benar disiapkan untuk menjaga kesehatan
mereka. Beberapa lansia yang datang dengan tongkat atau didampingi keluarga
tampak lega karena merasa tidak sendiri menghadapi masa tua.
Program ini juga menjangkau lansia yang
terbaring sakit melalui layanan Go Care Lansia di wilayah Kecamatan
Kepanjenkidul, Kecamatan Sukorejo, dan Kecamatan Sananwetan. Tim pendamping
mendatangi rumah-rumah sederhana, membawa bantuan sekaligus perhatian. Di sana,
suasana lebih hening, namun penuh kehangatan saat petugas berbincang lembut
dengan para lansia yang terbaring.
Bagi para penerima, bantuan ini bukan
sekadar makanan, melainkan bukti bahwa mereka tetap dihargai. Senyum tulus dan
ucapan terima kasih berulang kali terdengar, menciptakan pemandangan yang
menyentuh hati. Program BERKAT SAE dan Go Care Lansia pun tergambar sebagai
jembatan kepedulian yang menghadirkan rasa aman, perhatian, dan harapan bagi
para sesepuh di Kota Blitar.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/pemkot-blitar-perkuat-kepedulian-lansia-lewat-program-berkat-sae-dan-go-care-2026
Tujuan utama pelaksanaan Program BERKAT SAE sebagaimana
dijelaskan secara tersurat dalam teks adalah....
A.
mengumpulkan seluruh
lansia di Balai Kecamatan Sukorejo setiap pagi
B.
memberikan pelatihan
keterampilan bagi lansia yang masih produkti
C.
menunjukkan bentuk
kepedulian pemerintah melalui bantuan nutrisi
D.
mendata jumlah warga
lanjut usia yang memiliki gangguan kesehatan
3.
Bacalah teks berikut!
Suasana hangat terasa di Balai
Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, pada Jumat pagi ketika para lanjut usia duduk
rapi menanti pembagian bantuan Program BERKAT SAE. Wajah-wajah sepuh tampak
sumringah, sebagian berbincang pelan, sementara yang lain menggenggam kantong
ransum dengan mata berbinar. Ruangan itu dipenuhi nuansa haru dan kepedulian,
mencerminkan perhatian pemerintah terhadap warganya yang telah memasuki usia
senja.
Di sudut ruangan, petugas dengan ramah
menyapa para lansia satu per satu, memastikan mereka menerima paket nutrisi
yang tertata rapi. Aroma makanan sehat dari dalam kemasan samar tercium,
menambah kesan bahwa bantuan ini benar-benar disiapkan untuk menjaga kesehatan
mereka. Beberapa lansia yang datang dengan tongkat atau didampingi keluarga
tampak lega karena merasa tidak sendiri menghadapi masa tua.
Program ini juga menjangkau lansia yang
terbaring sakit melalui layanan Go Care Lansia di wilayah Kecamatan
Kepanjenkidul, Kecamatan Sukorejo, dan Kecamatan Sananwetan. Tim pendamping
mendatangi rumah-rumah sederhana, membawa bantuan sekaligus perhatian. Di sana,
suasana lebih hening, namun penuh kehangatan saat petugas berbincang lembut
dengan para lansia yang terbaring.
Bagi para penerima, bantuan ini bukan
sekadar makanan, melainkan bukti bahwa mereka tetap dihargai. Senyum tulus dan
ucapan terima kasih berulang kali terdengar, menciptakan pemandangan yang
menyentuh hati. Program BERKAT SAE dan Go Care Lansia pun tergambar sebagai
jembatan kepedulian yang menghadirkan rasa aman, perhatian, dan harapan bagi
para sesepuh di Kota Blitar.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/pemkot-blitar-perkuat-kepedulian-lansia-lewat-program-berkat-sae-dan-go-care-2026
Kesimpulan yang tepat dari teks deskripsi mengenai Program
BERKAT SAE dan Go Care adalah....
A.
kemeriahan acara pembagian
bantuan di berbagai kantor kecamatan
B.
pentingnya koordinasi
antara petugas lapangan dan keluarga lansia
C.
upaya pemerintah daerah
dalam memperkuat kesejahteraan para lansia
D.
proses pendistribusian
makanan sehat untuk warga di wilayah Blitar
4.
Bacalah teks prosedur
berikut!
Pelaksanaan Tradisi Kupatan di Blitar
Tradisi Kupatan merupakan salah satu cara masyarakat
merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebersamaan dan makna. Berikut
langkah-langkah pelaksanaan tradisi Kupatan.
Tujuan: Melaksanakan perayaan Kupatan sebagai wujud syukur,
kebersamaan, dan saling memaafkan.
Alat dan Bahan:
Ketupat yang sudah matang, lauk
pendamping (seperti opor ayam atau sayur), tempat makanan, serta perlengkapan
makan bersama.
Langkah-langkah:
1. Tentukan waktu pelaksanaan, biasanya satu minggu setelah
Hari Raya Idul Fitri atau setelah menjalankan puasa Syawal selama enam hari.
2.
Tentukan lokasi kegiatan, misalnya di masjid, musholla,
atau balai desa yang dapat menampung warga.
3. Setiap keluarga menyiapkan hidangan dari rumah, terutama
ketupat beserta lauk pelengkap.
4.
Warga berkumpul di lokasi yang telah disepakati sambil
membawa hidangan masing-masing.
5. Susun makanan secara bersama agar dapat dinikmati oleh
seluruh peserta.
6. Lakukan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan
harapan kebaikan.
7.
Nikmati hidangan bersama dengan penuh kebersamaan dan
saling berbagi.
8. Akhiri kegiatan dengan saling bersalaman dan bermaaf-maafan
sebagai simbol mengakui kesalahan.
Tradisi Kupatan mengandung makna mendalam, yaitu ajakan
untuk mengakui kesalahan, saling memaafkan, bersedekah, serta menjaga kesucian
hati setelah menjalani ibadah puasa. Melalui kegiatan makan bersama ini,
masyarakat mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa persaudaraan.
Dengan demikian, Kupatan bukan sekadar perayaan, tetapi juga sarana memperkuat
nilai kebersamaan dan keikhlasan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/makna-hari-raya-kupatan (dengan penyesuaian)
Dalam konteks kuliner pada tradisi Kupatan, istilah "lauk
pendamping" merujuk pada
A.
makanan ringan yang
disajikan sebelum hidangan utama ketupat
B.
hidangan pelengkap
seperti opor ayam untuk menemani ketupat
C.
bumbu tambahan yang
digunakan untuk memasak janur ketupat
D.
jenis buah-buahan yang
disajikan setelah acara makan bersama
5.
Bacalah teks prosedur
berikut!
Pelaksanaan Tradisi Kupatan di Blitar
Tradisi Kupatan merupakan salah satu cara masyarakat
merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebersamaan dan makna. Berikut
langkah-langkah pelaksanaan tradisi Kupatan.
Tujuan: Melaksanakan perayaan Kupatan sebagai wujud syukur,
kebersamaan, dan saling memaafkan.
Alat dan Bahan:
Ketupat yang sudah matang, lauk
pendamping (seperti opor ayam atau sayur), tempat makanan, serta perlengkapan
makan bersama.
Langkah-langkah:
1. Tentukan waktu pelaksanaan, biasanya satu minggu setelah
Hari Raya Idul Fitri atau setelah menjalankan puasa Syawal selama enam hari.
2.
Tentukan lokasi kegiatan, misalnya di masjid, musholla,
atau balai desa yang dapat menampung warga.
3. Setiap keluarga menyiapkan hidangan dari rumah, terutama
ketupat beserta lauk pelengkap.
4.
Warga berkumpul di lokasi yang telah disepakati sambil
membawa hidangan masing-masing.
5. Susun makanan secara bersama agar dapat dinikmati oleh
seluruh peserta.
6. Lakukan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan
harapan kebaikan.
7.
Nikmati hidangan bersama dengan penuh kebersamaan dan
saling berbagi.
8. Akhiri kegiatan dengan saling bersalaman dan bermaaf-maafan
sebagai simbol mengakui kesalahan.
Tradisi Kupatan mengandung makna mendalam, yaitu ajakan
untuk mengakui kesalahan, saling memaafkan, bersedekah, serta menjaga kesucian
hati setelah menjalani ibadah puasa. Melalui kegiatan makan bersama ini,
masyarakat mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa persaudaraan.
Dengan demikian, Kupatan bukan sekadar perayaan, tetapi juga sarana memperkuat
nilai kebersamaan dan keikhlasan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/makna-hari-raya-kupatan (dengan penyesuaian)
Urutan logis yang tepat dalam pelaksanaan tradisi Kupatan
berdasarkan teks tersebut adalah....
A.
doa bersama, menyiapkan
hidangan, lalu menentukan waktu kegiatan
B.
menentukan lokasi,
mengakhiri dengan salaman, lalu makan bersama
C.
menyiapkan hidangan,
berkumpul di lokasi, lalu melakukan doa bersama
D.
menikmati makanan,
menyusun makanan, lalu menentukan waktu acara
6.
Bacalah teks prosedur
berikut!
Pelaksanaan Tradisi Kupatan di Blitar
Tradisi Kupatan merupakan salah satu cara masyarakat
merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebersamaan dan makna. Berikut
langkah-langkah pelaksanaan tradisi Kupatan.
Tujuan: Melaksanakan perayaan Kupatan sebagai wujud syukur,
kebersamaan, dan saling memaafkan.
Alat dan Bahan:
Ketupat yang sudah matang, lauk
pendamping (seperti opor ayam atau sayur), tempat makanan, serta perlengkapan
makan bersama.
Langkah-langkah:
1. Tentukan waktu pelaksanaan, biasanya satu minggu setelah
Hari Raya Idul Fitri atau setelah menjalankan puasa Syawal selama enam hari.
2.
Tentukan lokasi kegiatan, misalnya di masjid, musholla,
atau balai desa yang dapat menampung warga.
3. Setiap keluarga menyiapkan hidangan dari rumah, terutama
ketupat beserta lauk pelengkap.
4.
Warga berkumpul di lokasi yang telah disepakati sambil
membawa hidangan masing-masing.
5. Susun makanan secara bersama agar dapat dinikmati oleh
seluruh peserta.
6. Lakukan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan
harapan kebaikan.
7.
Nikmati hidangan bersama dengan penuh kebersamaan dan
saling berbagi.
8. Akhiri kegiatan dengan saling bersalaman dan bermaaf-maafan
sebagai simbol mengakui kesalahan.
Tradisi Kupatan mengandung makna mendalam, yaitu ajakan
untuk mengakui kesalahan, saling memaafkan, bersedekah, serta menjaga kesucian
hati setelah menjalani ibadah puasa. Melalui kegiatan makan bersama ini, masyarakat
mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa persaudaraan. Dengan demikian,
Kupatan bukan sekadar perayaan, tetapi juga sarana memperkuat nilai kebersamaan
dan keikhlasan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/makna-hari-raya-kupatan (dengan penyesuaian)
Berdasarkan perbandingan informasi dalam teks, manakah
pernyataan yang paling akurat mengenai nilai tradisi Kupatan?
A.
Kupatan merupakan ajang
perlombaan memasak ketupat antarwarga.
B.
Kupatan adalah sarana
untuk mempererat silaturahmi dan keikhlasan.
C.
Kupatan dilakukan untuk
merayakan keberhasilan panen di Blitar.
D.
Kupatan merupakan sarana
untuk saling mengenal satu dengan yang lainnya.
7.
Bacalah teks berita
berikut!
Kota Blitar – Pemerintah daerah
menggelar drama kolosal untuk memperingati Hari Cinta Tanah Air, Sabtu
(14/2/2026), di halaman Monumen Daidan PETA. Pertunjukan bertema perjuangan
Tentara Pembela Tanah Air (PETA) ini mengangkat lakon “Alap-Alap Daidan PETA
Blitar” sebagai refleksi sejarah pemberontakan PETA terhadap penjajahan Jepang.
Drama tersebut mengenang keberanian
Shodancho Supriyadi dan pasukannya. Ribuan warga dari berbagai usia memadati
lokasi dan mengikuti acara dengan antusias. Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin,
mengapresiasi panitia dan seniman yang terlibat serta menegaskan bahwa 14
Februari menjadi momentum penting bagi sejarah perjuangan bangsa, khususnya
bagi masyarakat Blitar.
Ia juga berpesan kepada generasi muda
agar mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan kesiapan menghadapi
tantangan zaman. Menurutnya, semangat patriotisme para pejuang harus terus
diwariskan dalam bentuk kontribusi nyata bagi negara.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh
Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Sosial Kota Blitar dan Dinas Kebudayaan
dan Pariwisata Kota Blitar bekerja sama dengan Dewan Kebudayaan dan Kesenian
Kota Blitar. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen pelestarian nilai sejarah
dan budaya lokal.
Pertunjukan melibatkan pelajar,
seniman, serta dukungan pedagang sekitar. Salah satu warga, Laila, mengaku
terkesan karena acara ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana
edukasi sejarah. Meski sempat diguyur gerimis, masyarakat tetap bertahan hingga
acara selesai. Pemerintah berharap peringatan ini mampu menumbuhkan kembali
semangat patriotisme dan nasionalisme generasi penerus bangsa.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/hidupkan-semangat-perjuangan-pemkot-blitar-gelar-drama-kolosal-peta
(dengan penyesuaian)
Tujuan utama diselenggarakannya drama kolosal "Alap-Alap
Daidan PETA Blitar" adalah....
A.
menghibur masyarakat
sekitar yang berkunjung ke monumen terkait.
B.
memberikan ruang bagi
pedagang sekitar untuk meningkatkan omzet
C.
memperingati Hari Cinta
Tanah Air dan menghidupkan semangat juang
D.
menumbuhkan rasa cinta
masyarakat terhadap seni, drama, dan sejarah
8.
Bacalah teks berita
berikut!
Kota Blitar – Pemerintah daerah
menggelar drama kolosal untuk memperingati Hari Cinta Tanah Air, Sabtu
(14/2/2026), di halaman Monumen Daidan PETA. Pertunjukan bertema perjuangan
Tentara Pembela Tanah Air (PETA) ini mengangkat lakon “Alap-Alap Daidan PETA
Blitar” sebagai refleksi sejarah pemberontakan PETA terhadap penjajahan Jepang.
Drama tersebut mengenang keberanian
Shodancho Supriyadi dan pasukannya. Ribuan warga dari berbagai usia memadati
lokasi dan mengikuti acara dengan antusias. Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin,
mengapresiasi panitia dan seniman yang terlibat serta menegaskan bahwa 14
Februari menjadi momentum penting bagi sejarah perjuangan bangsa, khususnya
bagi masyarakat Blitar.
Ia juga berpesan kepada generasi muda
agar mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan kesiapan menghadapi
tantangan zaman. Menurutnya, semangat patriotisme para pejuang harus terus
diwariskan dalam bentuk kontribusi nyata bagi negara.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh
Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Sosial Kota Blitar dan Dinas Kebudayaan
dan Pariwisata Kota Blitar bekerja sama dengan Dewan Kebudayaan dan Kesenian
Kota Blitar. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen pelestarian nilai sejarah
dan budaya lokal.
Pertunjukan melibatkan pelajar,
seniman, serta dukungan pedagang sekitar. Salah satu warga, Laila, mengaku
terkesan karena acara ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana
edukasi sejarah. Meski sempat diguyur gerimis, masyarakat tetap bertahan hingga
acara selesai. Pemerintah berharap peringatan ini mampu menumbuhkan kembali
semangat patriotisme dan nasionalisme generasi penerus bangsa.
Sumber: https://blitarkota.go.id/berita/hidupkan-semangat-perjuangan-pemkot-blitar-gelar-drama-kolosal-peta
(dengan penyesuaian)
Berdasarkan antusiasme warga dan dukungan pemerintah, prediksi
peristiwa lanjutan yang paling logis adalah...
A.
pemerintah akan
menghapus kegiatan seni untuk menghemat anggaran
B.
drama kolosal PETA akan
tetap menjadi agenda rutin tahunan Blitar
C.
drama kolosal PETA akan
tetap dilaksanakan walau ada gangguan gerimis
D.
pelajar di Kota Blitar
akan difasilitasi mengikuti kegiatan seni luar
9.
Bacalah teks berita
berikut!
Kota Blitar – Pemerintah daerah
menggelar drama kolosal untuk memperingati Hari Cinta Tanah Air, Sabtu
(14/2/2026), di halaman Monumen Daidan PETA. Pertunjukan bertema perjuangan
Tentara Pembela Tanah Air (PETA) ini mengangkat lakon “Alap-Alap Daidan PETA
Blitar” sebagai refleksi sejarah pemberontakan PETA terhadap penjajahan Jepang.
Drama tersebut mengenang keberanian
Shodancho Supriyadi dan pasukannya. Ribuan warga dari berbagai usia memadati
lokasi dan mengikuti acara dengan antusias. Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin,
mengapresiasi panitia dan seniman yang terlibat serta menegaskan bahwa 14
Februari menjadi momentum penting bagi sejarah perjuangan bangsa, khususnya
bagi masyarakat Blitar.
Ia juga berpesan kepada generasi muda
agar mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan kesiapan menghadapi
tantangan zaman. Menurutnya, semangat patriotisme para pejuang harus terus
diwariskan dalam bentuk kontribusi nyata bagi negara.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh
Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Sosial Kota Blitar dan Dinas Kebudayaan
dan Pariwisata Kota Blitar bekerja sama dengan Dewan Kebudayaan dan Kesenian
Kota Blitar. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen pelestarian nilai sejarah
dan budaya lokal.
Pertunjukan melibatkan pelajar,
seniman, serta dukungan pedagang sekitar. Salah satu warga, Laila, mengaku
terkesan karena acara ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana
edukasi sejarah. Meski sempat diguyur gerimis, masyarakat tetap bertahan hingga
acara selesai. Pemerintah berharap peringatan ini mampu menumbuhkan kembali
semangat patriotisme dan nasionalisme generasi penerus bangsa.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/hidupkan-semangat-perjuangan-pemkot-blitar-gelar-drama-kolosal-peta
(dengan penyesuaian)
Bagaimana kesesuaian antara keterlibatan pelajar dengan pesan
yang disampaikan Wali Kota dalam teks tersebut?
A.
Pelajar hanya dilibatkan
sebagai penonton agar acara terlihat ramai.
B.
Pelajar dapat mengetahui
sejarah PETA dan perjuangan para pahlawan.
C.
Pelajar dilibatkan
sebagai bentuk nyata pewarisan semangat patriotisme.
D.
Pelajar dilibatkan
karena kurangnya tenaga profesional seniman.
10. Bacalah teks eksplanasi berikut!
Penataan bangunan semi permanen di
atas saluran drainase di Kota Blitar merupakan upaya pemerintah dalam menjaga
fungsi infrastruktur perkotaan. Keberadaan bangunan yang menutup saluran air
dapat menghambat aliran drainase, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga
berpotensi menimbulkan genangan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Blitar
melakukan langkah penertiban agar sistem pembuangan air tetap berjalan optimal
dan lingkungan kota terhindar dari banjir lokal.
Kasus ini terjadi pada sebuah bangunan
milik toko buah di Jalan Kalibrantas yang sebagian berdiri di atas saluran air
milik pemerintah daerah. Menurut keterangan dari Nurul Laelasani selaku
perwakilan Dinas PUPR Kota Blitar, bangunan tersebut menyulitkan proses
perawatan drainase serta mengganggu kelancaran lalu lintas, khususnya saat
kegiatan bongkar muat barang. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memperparah
kemacetan dan meningkatkan risiko kerusakan jalan akibat genangan air.
Proses penanganan dilakukan secara
bertahap melalui pemberian peringatan kepada pemilik bangunan agar membongkar
bagian yang melanggar. Langkah ini menunjukkan bahwa penertiban bukan sekadar
tindakan tegas, melainkan solusi untuk melindungi fasilitas umum. Dengan
terbukanya kembali saluran air, aliran drainase akan lancar sehingga potensi
banjir dapat diminimalkan.
Melalui penataan tersebut, pemerintah
berharap tercipta tata ruang kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi
masyarakat. Selain menjaga aset daerah, upaya ini juga menjadi bentuk
pencegahan terhadap masalah lingkungan perkotaan yang dapat mengganggu
aktivitas warga sehari-hari.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/tertibkan-bangunan-kios-pemkot-blitar-prioritaskan-kelancaran-lalu-lintas-dan-fungsi-saluran-air
(dengan penyesuaian)
Objek utama yang dibahas dalam teks eksplanasi
mengenai penataan infrastruktur tersebut adalah....
A.
pembangunan gedung
perkantoran baru di pusat Kota Blitar
B.
penertiban bangunan kios
di atas saluran air di Jalan Kalibrantas
C.
perbaikan jalan raya
yang rusak akibat beban kendaraan yang berat
D.
pembersihan sampah di
sungai besar yang melintasi wilayah kota.
11. Bacalah teks eksplanasi berikut!
Penataan bangunan semi permanen di
atas saluran drainase di Kota Blitar merupakan upaya pemerintah dalam menjaga
fungsi infrastruktur perkotaan. Keberadaan bangunan yang menutup saluran air
dapat menghambat aliran drainase, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga
berpotensi menimbulkan genangan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Blitar
melakukan langkah penertiban agar sistem pembuangan air tetap berjalan optimal
dan lingkungan kota terhindar dari banjir lokal.
Kasus ini terjadi pada sebuah bangunan
milik toko buah di Jalan Kalibrantas yang sebagian berdiri di atas saluran air
milik pemerintah daerah. Menurut keterangan dari Nurul Laelasani selaku
perwakilan Dinas PUPR Kota Blitar, bangunan tersebut menyulitkan proses
perawatan drainase serta mengganggu kelancaran lalu lintas, khususnya saat
kegiatan bongkar muat barang. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memperparah
kemacetan dan meningkatkan risiko kerusakan jalan akibat genangan air.
Proses penanganan dilakukan secara
bertahap melalui pemberian peringatan kepada pemilik bangunan agar membongkar
bagian yang melanggar. Langkah ini menunjukkan bahwa penertiban bukan sekadar
tindakan tegas, melainkan solusi untuk melindungi fasilitas umum. Dengan
terbukanya kembali saluran air, aliran drainase akan lancar sehingga potensi
banjir dapat diminimalkan.
Melalui penataan tersebut, pemerintah
berharap tercipta tata ruang kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi
masyarakat. Selain menjaga aset daerah, upaya ini juga menjadi bentuk
pencegahan terhadap masalah lingkungan perkotaan yang dapat mengganggu
aktivitas warga sehari-hari.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/tertibkan-bangunan-kios-pemkot-blitar-prioritaskan-kelancaran-lalu-lintas-dan-fungsi-saluran-air
(dengan penyesuaian)
Ide pokok teks tersebut mengenai hubungan sebab-akibat
penertiban bangunan adalah....
A. bangunan liar menyebabkan kemacetan sehingga
pedagang merugi
B.
penertiban dilakukan
untuk melancarkan drainase demi cegah banjir
C.
Dinas PUPR ingin
menambah aset daerah melalui pembongkaran kios
D. perawatan drainase dilakukan hanya saat
memasuki musim hujan.
12. Bacalah teks eksplanasi berikut!
Penataan bangunan semi permanen di
atas saluran drainase di Kota Blitar merupakan upaya pemerintah dalam menjaga
fungsi infrastruktur perkotaan. Keberadaan bangunan yang menutup saluran air
dapat menghambat aliran drainase, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga
berpotensi menimbulkan genangan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Blitar
melakukan langkah penertiban agar sistem pembuangan air tetap berjalan optimal
dan lingkungan kota terhindar dari banjir lokal.
Kasus ini terjadi pada sebuah bangunan
milik toko buah di Jalan Kalibrantas yang sebagian berdiri di atas saluran air
milik pemerintah daerah. Menurut keterangan dari Nurul Laelasani selaku
perwakilan Dinas PUPR Kota Blitar, bangunan tersebut menyulitkan proses
perawatan drainase serta mengganggu kelancaran lalu lintas, khususnya saat
kegiatan bongkar muat barang. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memperparah
kemacetan dan meningkatkan risiko kerusakan jalan akibat genangan air.
Proses penanganan dilakukan secara
bertahap melalui pemberian peringatan kepada pemilik bangunan agar membongkar
bagian yang melanggar. Langkah ini menunjukkan bahwa penertiban bukan sekadar
tindakan tegas, melainkan solusi untuk melindungi fasilitas umum. Dengan
terbukanya kembali saluran air, aliran drainase akan lancar sehingga potensi
banjir dapat diminimalkan.
Melalui penataan tersebut, pemerintah
berharap tercipta tata ruang kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi
masyarakat. Selain menjaga aset daerah, upaya ini juga menjadi bentuk
pencegahan terhadap masalah lingkungan perkotaan yang dapat mengganggu
aktivitas warga sehari-hari.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/tertibkan-bangunan-kios-pemkot-blitar-prioritaskan-kelancaran-lalu-lintas-dan-fungsi-saluran-air
(dengan penyesuaian)
Relevansi tindakan penertiban bangunan di atas saluran air
dengan kehidupan sehari-hari adalah....
A.
masyarakat bebas
membangun kios di mana saja untuk ekonomi
B.
pentingnya mematuhi
aturan tata ruang demi kepentingan public
C.
pemerintah harus
memberikan ganti rugi besar kepada pelanggar
D.
saluran air tidak perlu
dirawat jika tidak terjadi hujan lebat.
II. MULTIPLE CHOICE
MULTIPLE ANSWER
13. Bacalah teks artikel ilmiah berikut!
Bazar Ramadan 2026 yang
diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Kota Blitar merupakan intervensi kebijakan ekonomi lokal yang
bertujuan mengoptimalkan aktivitas konsumsi musiman selama bulan suci. Ramadan
dikenal sebagai periode peningkatan permintaan pangan siap saji, khususnya
takjil, yang berpotensi mendorong perputaran ekonomi sektor informal. Oleh
karena itu, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi aspek penting agar
pertumbuhan ekonomi tetap berjalan selaras dengan ketertiban ruang publik.
Kepala dinas setempat menegaskan bahwa
regulasi perizinan, lokasi, dan jam operasional diberlakukan untuk menciptakan
ekosistem perdagangan yang aman dan terorganisasi. Sosialisasi dilakukan secara
langsung kepada pedagang guna meningkatkan kepatuhan terhadap aturan.
Pendekatan ini mencerminkan strategi governance partisipatif, yaitu pemerintah
tidak hanya mengawasi tetapi juga membina pelaku usaha kecil.
Bazar yang berlokasi di kawasan
strategis pusat kota berfungsi sebagai inkubator pemasaran produk UMKM. Selain
menyediakan ruang jual beli, kegiatan ini mempertemukan produsen lokal dengan
konsumen secara langsung sehingga memperpendek rantai distribusi. Data
pendaftaran menunjukkan tingginya minat masyarakat, menandakan bahwa sektor
kuliner Ramadan memiliki daya ungkit ekonomi yang signifikan.
Evaluasi tahun sebelumnya mencatat
omzet kolektif pedagang melampaui satu miliar rupiah, menunjukkan bahwa bazar
temporer dapat menjadi instrumen efektif penguatan ekonomi lokal. Dengan
penambahan lokasi baru, diharapkan pemerataan kesempatan usaha semakin luas.
Secara konseptual, program ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan
bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan
di Kota Blitar.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/geliatkan-ekonomi-kota-blitar-pemkot-blitar-gelar-bazar-takjil-ramadan-with-qris-2026
(dengan penyesuaian)
Istilah ilmiah populer yang terdapat dalam teks tersebut5
berkaitan dengan bidang...
A.
kesehatan masyarakat
B.
ekonomi dan kKeuangan
C.
tata ruang publik
D.
geografi lingkungan
14. Bacalah teks artikel ilmiah berikut!
Bazar Ramadan 2026 yang
diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Kota Blitar merupakan intervensi kebijakan ekonomi lokal yang
bertujuan mengoptimalkan aktivitas konsumsi musiman selama bulan suci. Ramadan
dikenal sebagai periode peningkatan permintaan pangan siap saji, khususnya
takjil, yang berpotensi mendorong perputaran ekonomi sektor informal. Oleh
karena itu, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi aspek penting agar
pertumbuhan ekonomi tetap berjalan selaras dengan ketertiban ruang publik.
Kepala dinas setempat menegaskan bahwa
regulasi perizinan, lokasi, dan jam operasional diberlakukan untuk menciptakan
ekosistem perdagangan yang aman dan terorganisasi. Sosialisasi dilakukan secara
langsung kepada pedagang guna meningkatkan kepatuhan terhadap aturan.
Pendekatan ini mencerminkan strategi governance partisipatif, yaitu pemerintah
tidak hanya mengawasi tetapi juga membina pelaku usaha kecil.
Bazar yang berlokasi di kawasan
strategis pusat kota berfungsi sebagai inkubator pemasaran produk UMKM. Selain
menyediakan ruang jual beli, kegiatan ini mempertemukan produsen lokal dengan
konsumen secara langsung sehingga memperpendek rantai distribusi. Data
pendaftaran menunjukkan tingginya minat masyarakat, menandakan bahwa sektor
kuliner Ramadan memiliki daya ungkit ekonomi yang signifikan.
Evaluasi tahun sebelumnya mencatat
omzet kolektif pedagang melampaui satu miliar rupiah, menunjukkan bahwa bazar
temporer dapat menjadi instrumen efektif penguatan ekonomi lokal. Dengan
penambahan lokasi baru, diharapkan pemerataan kesempatan usaha semakin luas.
Secara konseptual, program ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan
bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan
di Kota Blitar.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/geliatkan-ekonomi-kota-blitar-pemkot-blitar-gelar-bazar-takjil-ramadan-with-qris-2026
(dengan penyesuaian)
Manakah pernyataan yang menunjukkan hubungan logis antara
gagasan dalam teks tersebut?
A.
Bazar Ramadan berfungsi
sebagai inkubator pemasaran bagi produk UMKM.
B.
Penataan PKL dilakukan
agar pertumbuhan ekonomi selaras ketertiban.
C.
Penggunaan QRIS
menyebabkan penurunan minat belanja masyarakat.
D.
Evaluasi omzet
menunjukkan sektor kuliner tidak berpengaruh ekonomi.
15. Bacalah teks artikel ilmiah berikut!
Bazar Ramadan 2026 yang
diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Kota Blitar merupakan intervensi kebijakan ekonomi lokal yang
bertujuan mengoptimalkan aktivitas konsumsi musiman selama bulan suci. Ramadan
dikenal sebagai periode peningkatan permintaan pangan siap saji, khususnya
takjil, yang berpotensi mendorong perputaran ekonomi sektor informal. Oleh
karena itu, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi aspek penting agar
pertumbuhan ekonomi tetap berjalan selaras dengan ketertiban ruang publik.
Kepala dinas setempat menegaskan bahwa
regulasi perizinan, lokasi, dan jam operasional diberlakukan untuk menciptakan
ekosistem perdagangan yang aman dan terorganisasi. Sosialisasi dilakukan secara
langsung kepada pedagang guna meningkatkan kepatuhan terhadap aturan.
Pendekatan ini mencerminkan strategi governance partisipatif, yaitu pemerintah
tidak hanya mengawasi tetapi juga membina pelaku usaha kecil.
Bazar yang berlokasi di kawasan
strategis pusat kota berfungsi sebagai inkubator pemasaran produk UMKM. Selain
menyediakan ruang jual beli, kegiatan ini mempertemukan produsen lokal dengan
konsumen secara langsung sehingga memperpendek rantai distribusi. Data
pendaftaran menunjukkan tingginya minat masyarakat, menandakan bahwa sektor
kuliner Ramadan memiliki daya ungkit ekonomi yang signifikan.
Evaluasi tahun sebelumnya mencatat
omzet kolektif pedagang melampaui satu miliar rupiah, menunjukkan bahwa bazar
temporer dapat menjadi instrumen efektif penguatan ekonomi lokal. Dengan
penambahan lokasi baru, diharapkan pemerataan kesempatan usaha semakin luas.
Secara konseptual, program ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan
bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan
di Kota Blitar.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/geliatkan-ekonomi-kota-blitar-pemkot-blitar-gelar-bazar-takjil-ramadan-with-qris-2026
(dengan penyesuaian)
Berdasarkan teks, kebijakan pemerintah dalam Bazar Ramadan
dianggap efektif karena....
A.
berhasil mencapai omzet
kolektif melampaui angka satu miliar rupiah
B.
menggunakan pendekatan
pembinaan terhadap pelaku usaha kecil
C.
melarang seluruh
pedagang tradisional berjualan di area pusat kota
D.
membatasi jumlah pembeli
yang datang agar tidak terjadi kerumunan
16. Bacalah teks berikut!
Pawai Gema Soramadu yang
diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Blitar merupakan kegiatan yang
patut diapresiasi sebagai upaya menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan cara yang
meriah sekaligus bermakna. Acara ini tidak hanya menjadi ajang seremonial,
tetapi juga sarana syiar Islam dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
Dengan melibatkan sekitar 4.000 peserta dari berbagai jenjang pendidikan,
organisasi masyarakat, hingga perguruan tinggi, pawai ini menunjukkan tingginya
partisipasi publik serta semangat kebersamaan lintas generasi.
Dari segi konsep, kegiatan ini menarik
karena memadukan unsur religius dengan kreativitas seni Islami. Beragam
penampilan yang ditampilkan peserta membuat pawai terasa hidup dan menghibur,
sehingga pesan keagamaan dapat tersampaikan dengan cara yang menyenangkan. Rute
pawai yang melintasi sejumlah jalan utama kota juga menjadi nilai tambah karena
memungkinkan masyarakat luas ikut menyaksikan dan merasakan atmosfer
kegembiraan menyambut Ramadhan.
Pelaksanaan acara yang berlangsung
tertib dan lancar menunjukkan persiapan panitia yang matang. Dukungan cuaca
yang baik turut membantu kesuksesan kegiatan ini. Namun demikian, ke depan
kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan menambahkan unsur edukasi, misalnya kampanye
kepedulian sosial atau lingkungan, agar dampaknya semakin luas.
Secara keseluruhan, Gema Soramadu
merupakan kegiatan positif yang tidak hanya mempererat persaudaraan umat,
tetapi juga menumbuhkan rasa bahagia dalam menyambut bulan penuh berkah. Kegiatan
ini layak dipertahankan sebagai tradisi tahunan karena mampu memperkuat nilai
kebersamaan, toleransi, dan semangat religius di masyarakat.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/ribuan-peserta-ramaikan-pawai-gema-soramadu-sambut-bulan-suci-ramadhan-di-kota-blitar
(dengan penyesuaian)
Informasi penting yang merupakan kelebihan kegiatan Gema
Soramadu dalam teks ulasan adalah....
A.
melibatkan ribuan
peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan organisasi
B.
membutuhkan biaya sangat
besar sehingga sulit dilaksanakan kembali
C.
membatasi akses jalan
utama sehingga mengganggu mobilitas warga
D.
memadukan unsur religius
dengan kreativitas seni Islami secara menarik
17. Bacalah teks berikut!
Pawai Gema Soramadu yang
diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Blitar merupakan kegiatan yang
patut diapresiasi sebagai upaya menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan cara yang
meriah sekaligus bermakna. Acara ini tidak hanya menjadi ajang seremonial,
tetapi juga sarana syiar Islam dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
Dengan melibatkan sekitar 4.000 peserta dari berbagai jenjang pendidikan,
organisasi masyarakat, hingga perguruan tinggi, pawai ini menunjukkan tingginya
partisipasi publik serta semangat kebersamaan lintas generasi.
Dari segi konsep, kegiatan ini menarik
karena memadukan unsur religius dengan kreativitas seni Islami. Beragam
penampilan yang ditampilkan peserta membuat pawai terasa hidup dan menghibur,
sehingga pesan keagamaan dapat tersampaikan dengan cara yang menyenangkan. Rute
pawai yang melintasi sejumlah jalan utama kota juga menjadi nilai tambah karena
memungkinkan masyarakat luas ikut menyaksikan dan merasakan atmosfer
kegembiraan menyambut Ramadhan.
Pelaksanaan acara yang berlangsung
tertib dan lancar menunjukkan persiapan panitia yang matang. Dukungan cuaca
yang baik turut membantu kesuksesan kegiatan ini. Namun demikian, ke depan
kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan menambahkan unsur edukasi, misalnya
kampanye kepedulian sosial atau lingkungan, agar dampaknya semakin luas.
Secara keseluruhan, Gema Soramadu
merupakan kegiatan positif yang tidak hanya mempererat persaudaraan umat,
tetapi juga menumbuhkan rasa bahagia dalam menyambut bulan penuh berkah.
Kegiatan ini layak dipertahankan sebagai tradisi tahunan karena mampu
memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan semangat religius di masyarakat.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/ribuan-peserta-ramaikan-pawai-gema-soramadu-sambut-bulan-suci-ramadhan-di-kota-blitar
(dengan penyesuaian)
Hubungan logis yang menggambarkan kesuksesan acara Gema Soramadu
adalah....
A.
cuaca yang mendung
menyebabkan peserta bubar sebelum acara berakhir
B.
sedikitnya jumlah
peserta membuat pesan keagamaan tidak tersampaikan
C.
persiapan panitia yang
matang menghasilkan pelaksanaan acara yang tertib
D.
rute jalan utama
memungkinkan masyarakat luas merasakan atmosfer religius
18. Bacalah teks eksposisi berikut!
Pemerintah Kota Blitar kembali
menunjukkan kinerja unggul dalam pelayanan publik melalui raihan UHC Awards
2026 kategori Utama. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Muhaimin Iskandar
kepada Wali Kota Syauqul Muhibbin dalam seremoni nasional di Jakarta. Capaian
ini menegaskan keberhasilan Pemerintah Kota Blitar dalam menjamin akses
kesehatan yang merata melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional. Tingkat
kepesertaan yang telah mencapai 100 persen dengan keaktifan 95,14 persen
menjadi indikator kuat bahwa kebijakan kesehatan daerah berjalan efektif dan
tepat sasaran.
Keberhasilan tersebut tidak hanya
menunjukkan perluasan kepesertaan, tetapi juga konsistensi pemerintah daerah
dalam memastikan masyarakat tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan
kapan saja. Menurut pemerintah kota, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi
lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, fasilitas kesehatan, hingga
dukungan masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus
meningkatkan mutu layanan, memperkuat sistem pendataan, serta menjaga
keberlanjutan anggaran kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri,
Tutus Novita Dewi, menilai keberhasilan tersebut sebagai bukti keseriusan
pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan kesehatan menyeluruh. Peran
kepala daerah dinilai strategis dalam menjaga konsistensi kebijakan dan
keberlanjutan kepesertaan aktif masyarakat. Sinergi antara BPJS Kesehatan,
pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan juga menjadi faktor penting dalam
menjaga kualitas layanan.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Kota
Blitar semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang konsisten menghadirkan
jaminan kesehatan inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, kolaborasi seluruh
pihak diharapkan terus terjaga agar kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat
meningkat secara menyeluruh, sekaligus memastikan tidak ada warga yang
kesulitan memperoleh layanan kesehatan yang layak.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/pemkot-blitar-raih-uhc-awards-2026-komitmen-akses-kesehatan-kian-menguat
(dengan penyesuaian)
Kerangka isi teks eksposisi "Pemkot Blitar Raih UHC Awards
2026" meliputi bagian...
A.
Pengenalan isu:
Keberhasilan meraih penghargaan UHC Awards kategori Utama.
B.
Gagasan pendukung: Data
kepesertaan JKN yang telah mencapai 100 persen.
C.
Penutup: Kritik terhadap
fasilitas kesehatan yang masih kekurangan tenaga.
D.
Argumen: Kegagalan
kolaborasi lintas sektor dalam pendataan masyarakat.
19. Bacalah teks eksposisi berikut!
Pemerintah Kota Blitar kembali
menunjukkan kinerja unggul dalam pelayanan publik melalui raihan UHC Awards
2026 kategori Utama. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Muhaimin Iskandar
kepada Wali Kota Syauqul Muhibbin dalam seremoni nasional di Jakarta. Capaian
ini menegaskan keberhasilan Pemerintah Kota Blitar dalam menjamin akses
kesehatan yang merata melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional. Tingkat
kepesertaan yang telah mencapai 100 persen dengan keaktifan 95,14 persen
menjadi indikator kuat bahwa kebijakan kesehatan daerah berjalan efektif dan
tepat sasaran.
Keberhasilan tersebut tidak hanya
menunjukkan perluasan kepesertaan, tetapi juga konsistensi pemerintah daerah
dalam memastikan masyarakat tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan
kapan saja. Menurut pemerintah kota, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi
lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, fasilitas kesehatan, hingga
dukungan masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus
meningkatkan mutu layanan, memperkuat sistem pendataan, serta menjaga
keberlanjutan anggaran kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri,
Tutus Novita Dewi, menilai keberhasilan tersebut sebagai bukti keseriusan
pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan kesehatan menyeluruh. Peran kepala
daerah dinilai strategis dalam menjaga konsistensi kebijakan dan keberlanjutan
kepesertaan aktif masyarakat. Sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah,
dan fasilitas kesehatan juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas
layanan.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Kota
Blitar semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang konsisten menghadirkan
jaminan kesehatan inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, kolaborasi seluruh
pihak diharapkan terus terjaga agar kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat
meningkat secara menyeluruh, sekaligus memastikan tidak ada warga yang
kesulitan memperoleh layanan kesehatan yang layak.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/pemkot-blitar-raih-uhc-awards-2026-komitmen-akses-kesehatan-kian-menguat
(dengan penyesuaian)
Kesimpulan ide pokok yang tepat mengenai capaian UHC Kota Blitar
adalah....
A.
Kota Blitar konsisten
menghadirkan jaminan kesehatan yang inklusif
B.
penghargaan diraih
karena jumlah rumah sakit yang sangat banyak
C.
keberhasilan tersebut merupakan
hasil kolaborasi aktif lintas sektoral
D.
Program JKN hanya
difokuskan bagi warga yang tinggal di pusat kota
20. Bacalah teks eksposisi berikut!
Pemerintah Kota Blitar kembali
menunjukkan kinerja unggul dalam pelayanan publik melalui raihan UHC Awards 2026
kategori Utama. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Muhaimin Iskandar kepada
Wali Kota Syauqul Muhibbin dalam seremoni nasional di Jakarta. Capaian ini
menegaskan keberhasilan Pemerintah Kota Blitar dalam menjamin akses kesehatan
yang merata melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional. Tingkat kepesertaan
yang telah mencapai 100 persen dengan keaktifan 95,14 persen menjadi indikator
kuat bahwa kebijakan kesehatan daerah berjalan efektif dan tepat sasaran.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menunjukkan
perluasan kepesertaan, tetapi juga konsistensi pemerintah daerah dalam
memastikan masyarakat tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan kapan
saja. Menurut pemerintah kota, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi lintas
sektor, mulai dari perangkat daerah, fasilitas kesehatan, hingga dukungan
masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan
mutu layanan, memperkuat sistem pendataan, serta menjaga keberlanjutan anggaran
kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri,
Tutus Novita Dewi, menilai keberhasilan tersebut sebagai bukti keseriusan
pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan kesehatan menyeluruh. Peran
kepala daerah dinilai strategis dalam menjaga konsistensi kebijakan dan
keberlanjutan kepesertaan aktif masyarakat. Sinergi antara BPJS Kesehatan,
pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan juga menjadi faktor penting dalam
menjaga kualitas layanan.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Kota
Blitar semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang konsisten menghadirkan
jaminan kesehatan inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, kolaborasi seluruh
pihak diharapkan terus terjaga agar kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat
meningkat secara menyeluruh, sekaligus memastikan tidak ada warga yang kesulitan
memperoleh layanan kesehatan yang layak.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/pemkot-blitar-raih-uhc-awards-2026-komitmen-akses-kesehatan-kian-menguat
(dengan penyesuaian)
Prediksi dampak positif dari keberlanjutan program UHC di Kota
Blitar adalah....
A.
meningkatnya kualitas
hidup dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh
B.
tidak ada warga yang
kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan layak
C.
menurunnya anggaran
daerah karena semua biaya ditanggung pusat
D.
berkurangnya jumlah
penduduk yang ingin mendaftar asuransi mandiri
21. Bacalah pusis berikut!
Masih Ada
Waktu
Karya: T
Waktu terus berjalan
Waktu terus berganti
Siang dan malam pun berganti
Tapi yang kini terlihat
Hanyalah jeruji besi
Mungkinkah lepas jeraan ini
Andai waktu bisa membuatku kan
berganti
Mungkin di saat ini
Hidupku tiada penuh dengan
teka-teki
Tapi hidupku belum usai
Masih ada waktu untuk
membenahi
Yang telah terburai
Sumber: https://repositori.kemendikdasmen.go.id/10120/1/Puisi%20dari%20Balik%20Jeruji%20Besi.pdf
Berdasarkan kosakata dalam puisi "Masih Ada Waktu",
objek atau latar yang digambarkan adalah....
A.
kehidupan perkotaan yang
sibuk dengan gedung-geduntingg
B.
suasana di dalam penjara
yang dibatasi oleh jeruji besi
C.
refleksi batin seseorang
yang sedang menjalani masa tahanan
D.
keindahan taman bunga
yang terlihat dari balik jendela rumah
22. Bacalah pusis berikut!
Masih Ada
Waktu
Karya: T
Waktu terus berjalan
Waktu terus berganti
Siang dan malam pun berganti
Tapi yang kini terlihat
Hanyalah jeruji besi
Mungkinkah lepas jeraan ini
Andai waktu bisa membuatku kan
berganti
Mungkin di saat ini
Hidupku tiada penuh dengan
teka-teki
Tapi hidupku belum usai
Masih ada waktu untuk
membenahi
Yang telah terburai
Sumber:
https://repositori.kemendikdasmen.go.id/10120/1/Puisi%20dari%20Balik%20Jeruji%20Besi.pdf
Makna kiasan dan citraan yang digunakan penyair dalam puisi
tersebut adalah....
A.
"Jeruji besi"
sebagai simbol keterbatasan fisik atau hukuman
B.
"Teka-teki"
sebagai simbol keceriaan dan kebahagiaan masa depan
C.
citraan auditif
mendominasi seluruh bait untuk menggambarkan suara
D.
citraan visual digunakan
untuk menggambarkan kondisi lingkungan tokoh
III. SOAL KATEGORI (Benar atau Salah)
23. Bacalah puisi berikut!
Masih Ada Waktu
Karya: T
Waktu terus berjalan
Waktu terus berganti
Siang dan malam pun berganti
Tapi yang kini terlihat
Hanyalah jeruji besi
Mungkinkah lepas jeraan ini
Andai waktu bisa membuatku kan
berganti
Mungkin di saat ini
Hidupku tiada penuh dengan
teka-teki
Tapi hidupku belum usai
Masih ada waktu untuk
membenahi
Yang telah terburai
Sumber:
https://repositori.kemendikdasmen.go.id/10120/1/Puisi%20dari%20Balik%20Jeruji%20Besi.pdf
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) berdasarkan respon
emosional pada puisi "Masih Ada Waktu"!
A.
Tokoh merasa putus asa
dan yakin hidupnya telah berakhir di penjara.
B.
Terdapat semangat untuk
membenahi kesalahan masa lalu yang telah terjadi.
C.
Penjara digambarkan
sebagai tempat yang penuh dengan kebahagiaan batin.
24. Bacalah cerita berikut!
Rahasia Kaki Itik
Di sebuah hutan tropis di Kalimantan,
hiduplah seekor itik kecil yang sering merasa sedih. Kakinya pendek, kasar, dan
berselaput. Setiap hari ia mendengar ejekan dari hewan lain, terutama sekawanan
bangau yang memiliki kaki panjang dan ramping. “Lihat kakimu, pendek dan aneh!”
teriak mereka sambil menari-nari anggun. Itik hanya tertunduk dan berjalan
menjauh, menahan air mata yang hampir jatuh.
Suatu siang yang sangat panas, itik
berjalan menuju kolam di pinggir hutan untuk mendinginkan tubuhnya. Di sepanjang
jalan, ejekan kembali terdengar. Bahkan ayam-ayam kecil menertawakan cara
jalannya yang bergoyang. Hati itik semakin perih. Ia menatap kedua kakinya dan
bertanya dalam hati, mengapa ia tidak memiliki kaki indah seperti hewan lain.
Sesampainya di tepi kolam, tiba-tiba
terdengar teriakan minta tolong. Seekor anak ayam terpeleset dan tercebur ke
dalam air. Tanpa berpikir panjang, itik melompat ke kolam. Dengan satu kayuhan
kaki pendeknya, ia meluncur cepat, berbelok lincah, lalu meraih anak ayam itu
dengan sayapnya dan membawanya ke tepian.
Saat itulah itik menyadari sesuatu.
Kaki yang selama ini ia benci ternyata membuatnya berenang sangat cepat dan
kuat. Tanpa kaki berselaput itu, ia mungkin tidak bisa menyelamatkan siapa pun.
Hatinya tiba-tiba terasa hangat dan ringan.
Sejak hari itu, itik tidak lagi malu.
Ia berjalan dengan bangga melewati hutan. Ketika ejekan terdengar, ia hanya
tersenyum, karena kini ia tahu keistimewaannya. Kaki pendek, kasar, dan
berselaput itu bukanlah kekurangan, melainkan anugerah.
Dan di kolam itu, itik kecil akhirnya
menemukan sesuatu yang lebih berharga daripada kaki indah—percaya diri.
Sumber: http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) mengenai bagian pendahuluan teks
"Rahasia Kaki Itik"!
A.
Latar cerita berada di
sebuah hutan tropis di wilayah Kalimantan.
B.
Tokoh utama adalah
seekor bangau yang bangga akan kaki panjangnya.
C.
Konflik awal dipicu oleh
ejekan hewan lain terhadap bentuk kaki itik.
25. Bacalah cerita berikut!
Rahasia
Kaki Itik
Di sebuah hutan tropis di Kalimantan,
hiduplah seekor itik kecil yang sering merasa sedih. Kakinya pendek, kasar, dan
berselaput. Setiap hari ia mendengar ejekan dari hewan lain, terutama sekawanan
bangau yang memiliki kaki panjang dan ramping. “Lihat kakimu, pendek dan aneh!”
teriak mereka sambil menari-nari anggun. Itik hanya tertunduk dan berjalan
menjauh, menahan air mata yang hampir jatuh.
Suatu siang yang sangat panas, itik
berjalan menuju kolam di pinggir hutan untuk mendinginkan tubuhnya. Di sepanjang
jalan, ejekan kembali terdengar. Bahkan ayam-ayam kecil menertawakan cara
jalannya yang bergoyang. Hati itik semakin perih. Ia menatap kedua kakinya dan
bertanya dalam hati, mengapa ia tidak memiliki kaki indah seperti hewan lain.
Sesampainya di tepi kolam, tiba-tiba
terdengar teriakan minta tolong. Seekor anak ayam terpeleset dan tercebur ke
dalam air. Tanpa berpikir panjang, itik melompat ke kolam. Dengan satu kayuhan
kaki pendeknya, ia meluncur cepat, berbelok lincah, lalu meraih anak ayam itu
dengan sayapnya dan membawanya ke tepian.
Saat itulah itik menyadari sesuatu.
Kaki yang selama ini ia benci ternyata membuatnya berenang sangat cepat dan
kuat. Tanpa kaki berselaput itu, ia mungkin tidak bisa menyelamatkan siapa pun.
Hatinya tiba-tiba terasa hangat dan ringan.
Sejak hari itu, itik tidak lagi malu.
Ia berjalan dengan bangga melewati hutan. Ketika ejekan terdengar, ia hanya
tersenyum, karena kini ia tahu keistimewaannya. Kaki pendek, kasar, dan
berselaput itu bukanlah kekurangan, melainkan anugerah.
Dan di kolam itu, itik kecil akhirnya
menemukan sesuatu yang lebih berharga daripada kaki indah—percaya diri.
Sumber:
http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) mengenai prediksi peristiwa lanjutan dalam
cerita itik!
A.
Itik akan terus merasa
malu dan menyembunyikan kakinya di dalam lumpur.
B.
Itik akan menjalani
hidup dengan bangga karena tahu kegunaan kakinya.
C.
Hewan lain mungkin akan
mulai menghargai kemampuan berenang itik.
D.
26. Bacalah cerita berikut!
Rahasia Kaki Itik
Di sebuah hutan tropis di Kalimantan,
hiduplah seekor itik kecil yang sering merasa sedih. Kakinya pendek, kasar, dan
berselaput. Setiap hari ia mendengar ejekan dari hewan lain, terutama sekawanan
bangau yang memiliki kaki panjang dan ramping. “Lihat kakimu, pendek dan aneh!”
teriak mereka sambil menari-nari anggun. Itik hanya tertunduk dan berjalan
menjauh, menahan air mata yang hampir jatuh.
Suatu siang yang sangat panas, itik
berjalan menuju kolam di pinggir hutan untuk mendinginkan tubuhnya. Di sepanjang
jalan, ejekan kembali terdengar. Bahkan ayam-ayam kecil menertawakan cara
jalannya yang bergoyang. Hati itik semakin perih. Ia menatap kedua kakinya dan
bertanya dalam hati, mengapa ia tidak memiliki kaki indah seperti hewan lain.
Sesampainya di tepi kolam, tiba-tiba
terdengar teriakan minta tolong. Seekor anak ayam terpeleset dan tercebur ke
dalam air. Tanpa berpikir panjang, itik melompat ke kolam. Dengan satu kayuhan
kaki pendeknya, ia meluncur cepat, berbelok lincah, lalu meraih anak ayam itu
dengan sayapnya dan membawanya ke tepian.
Saat itulah itik menyadari sesuatu.
Kaki yang selama ini ia benci ternyata membuatnya berenang sangat cepat dan
kuat. Tanpa kaki berselaput itu, ia mungkin tidak bisa menyelamatkan siapa pun.
Hatinya tiba-tiba terasa hangat dan ringan.
Sejak hari itu, itik tidak lagi malu.
Ia berjalan dengan bangga melewati hutan. Ketika ejekan terdengar, ia hanya
tersenyum, karena kini ia tahu keistimewaannya. Kaki pendek, kasar, dan
berselaput itu bukanlah kekurangan, melainkan anugerah.
Dan di kolam itu, itik kecil akhirnya
menemukan sesuatu yang lebih berharga daripada kaki indah—percaya diri.
Sumber:
http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) mengenai relevansi cerita itik dengan
kehidupan sehari-hari!
A.
Kekurangan fisik
seseorang bisa jadi merupakan kelebihan di bidang lain.
B.
Kita harus membalas
ejekan orang lain dengan cara mengejek balik mereka.
C.
Kepercayaan diri muncul
saat kita mengenali potensi unik dalam diri sendiri.
27. Bacalah cerita berikut!
CEPI dan Petuangan ke Kota
Di sebuah padang rumput yang luas di
pinggir hutan cahaya, hiduplah seekor capung kecil bernama Cepi. Ia berbeda
dari capung lain karena sayapnya berkilau seperti kaca dan dapat menangkap
bisikan angin. Suatu sore, angin membawa kabar tentang Kota Awan—sebuah kota
tinggi yang melayang di langit, tempat lampu-lampu menyala seperti bintang
jatuh. Penasaran, Cepi meminta izin kepada orang tuanya untuk melihatnya.
Dengan bekal setetes embun suci dalam daun teratai, ia pun terbang menuju
langit.
Perjalanan itu penuh keajaiban. Cepi
melewati kawanan burung kristal, awan yang berubah menjadi tangga, dan pelangi
yang terasa hangat di sayapnya. Akhirnya ia tiba di Kota Awan. Namun, kota itu
tidak seindah cerita angin. Kabut hitam menutupi menara, sungai cahaya berubah
keruh, dan makhluk-makhluk langit tampak lelah. Cepi kehausan lalu meminum air
dari kolam bercahaya, tetapi air itu ternyata telah diracuni oleh bayangan asap
dari dunia bawah. Kepalanya berputar, sayapnya melemah.
Dengan sisa tenaga, Cepi membuka
bekalnya. Embun suci itu berubah menjadi cahaya hijau yang memulihkan
kekuatannya. Ia pun menyadari bahwa Kota Awan sakit karena penghuninya lupa
menjaga keseimbangan alam. Cepi segera pulang dan menceritakan semuanya kepada
keluarga dan teman-temannya.
Sejak hari itu, Cepi berjanji menjadi
Penjaga Angin, capung yang mengingatkan semua makhluk agar merawat alam sebelum
keindahannya memudar. Ketika malam tiba, kilau sayap Cepi terlihat menari di
langit, seolah menjadi bintang kecil yang menjaga dunia tetap bersih dan
seimbang.
Sumber:
https://repositori.kemendikdasmen.go.id/18784/
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) mengenai peristiwa utama dalam cerita
"CEPI dan Petualangan ke Kota"!
A.
Cepi pergi ke Kota Awan
karena ingin mencari harta karun yang hilang.
B.
Kota Awan mengalami
kerusakan lingkungan akibat polusi asap dunia bawah.
C.
Cepi berhasil memulihkan
kekuatannya menggunakan bekal embun suci.
28. Bacalah cerita berikut!
CEPI dan Petuangan ke Kota
Di sebuah padang rumput yang luas di
pinggir hutan cahaya, hiduplah seekor capung kecil bernama Cepi. Ia berbeda
dari capung lain karena sayapnya berkilau seperti kaca dan dapat menangkap
bisikan angin. Suatu sore, angin membawa kabar tentang Kota Awan—sebuah kota
tinggi yang melayang di langit, tempat lampu-lampu menyala seperti bintang
jatuh. Penasaran, Cepi meminta izin kepada orang tuanya untuk melihatnya.
Dengan bekal setetes embun suci dalam daun teratai, ia pun terbang menuju
langit.
Perjalanan itu penuh keajaiban. Cepi
melewati kawanan burung kristal, awan yang berubah menjadi tangga, dan pelangi
yang terasa hangat di sayapnya. Akhirnya ia tiba di Kota Awan. Namun, kota itu
tidak seindah cerita angin. Kabut hitam menutupi menara, sungai cahaya berubah
keruh, dan makhluk-makhluk langit tampak lelah. Cepi kehausan lalu meminum air
dari kolam bercahaya, tetapi air itu ternyata telah diracuni oleh bayangan asap
dari dunia bawah. Kepalanya berputar, sayapnya melemah.
Dengan sisa tenaga, Cepi membuka
bekalnya. Embun suci itu berubah menjadi cahaya hijau yang memulihkan
kekuatannya. Ia pun menyadari bahwa Kota Awan sakit karena penghuninya lupa
menjaga keseimbangan alam. Cepi segera pulang dan menceritakan semuanya kepada
keluarga dan teman-temannya.
Sejak hari itu, Cepi berjanji menjadi
Penjaga Angin, capung yang mengingatkan semua makhluk agar merawat alam sebelum
keindahannya memudar. Ketika malam tiba, kilau sayap Cepi terlihat menari di
langit, seolah menjadi bintang kecil yang menjaga dunia tetap bersih dan
seimbang.
Sumber:
https://repositori.kemendikdasmen.go.id/18784/
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) mengenai nilai-nilai dalam cerita Cepi!
A.
Keindahan suatu tempat
lebih penting daripada kesehatan lingkungannya.
B.
Setiap makhluk memiliki
tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam.
C.
Pengalaman buruk di
tempat lain dapat menjadi pelajaran untuk rumah sendiri.
29. Bacalah cerita berikut!
CEPI dan Petuangan ke Kota
Di sebuah padang rumput yang luas di
pinggir hutan cahaya, hiduplah seekor capung kecil bernama Cepi. Ia berbeda
dari capung lain karena sayapnya berkilau seperti kaca dan dapat menangkap
bisikan angin. Suatu sore, angin membawa kabar tentang Kota Awan—sebuah kota
tinggi yang melayang di langit, tempat lampu-lampu menyala seperti bintang
jatuh. Penasaran, Cepi meminta izin kepada orang tuanya untuk melihatnya.
Dengan bekal setetes embun suci dalam daun teratai, ia pun terbang menuju
langit.
Perjalanan itu penuh keajaiban. Cepi
melewati kawanan burung kristal, awan yang berubah menjadi tangga, dan pelangi
yang terasa hangat di sayapnya. Akhirnya ia tiba di Kota Awan. Namun, kota itu
tidak seindah cerita angin. Kabut hitam menutupi menara, sungai cahaya berubah
keruh, dan makhluk-makhluk langit tampak lelah. Cepi kehausan lalu meminum air
dari kolam bercahaya, tetapi air itu ternyata telah diracuni oleh bayangan asap
dari dunia bawah. Kepalanya berputar, sayapnya melemah.
Dengan sisa tenaga, Cepi membuka
bekalnya. Embun suci itu berubah menjadi cahaya hijau yang memulihkan
kekuatannya. Ia pun menyadari bahwa Kota Awan sakit karena penghuninya lupa
menjaga keseimbangan alam. Cepi segera pulang dan menceritakan semuanya kepada
keluarga dan teman-temannya.
Sejak hari itu, Cepi berjanji menjadi
Penjaga Angin, capung yang mengingatkan semua makhluk agar merawat alam sebelum
keindahannya memudar. Ketika malam tiba, kilau sayap Cepi terlihat menari di
langit, seolah menjadi bintang kecil yang menjaga dunia tetap bersih dan
seimbang.
Sumber:
https://repositori.kemendikdasmen.go.id/18784/
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) mengenai keakuratan unsur fantasi dalam teks
Grup 10!
A.
Sayap Cepi memiliki
kemampuan khusus untuk menangkap bisikan angin.
B.
Embun suci dalam cerita
tersebut dapat berubah menjadi cahaya hijau pemulih.
C.
Kota Awan adalah kota
nyata yang bisa dikunjungi manusia dengan pesawat.
30. Bacalah teks berikut!
Pawai Gema Soramadu yang
diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Blitar merupakan kegiatan yang
patut diapresiasi sebagai upaya menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan cara yang
meriah sekaligus bermakna. Acara ini tidak hanya menjadi ajang seremonial,
tetapi juga sarana syiar Islam dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
Dengan melibatkan sekitar 4.000 peserta dari berbagai jenjang pendidikan,
organisasi masyarakat, hingga perguruan tinggi, pawai ini menunjukkan tingginya
partisipasi publik serta semangat kebersamaan lintas generasi.
Dari segi konsep, kegiatan ini menarik
karena memadukan unsur religius dengan kreativitas seni Islami. Beragam
penampilan yang ditampilkan peserta membuat pawai terasa hidup dan menghibur,
sehingga pesan keagamaan dapat tersampaikan dengan cara yang menyenangkan. Rute
pawai yang melintasi sejumlah jalan utama kota juga menjadi nilai tambah karena
memungkinkan masyarakat luas ikut menyaksikan dan merasakan atmosfer
kegembiraan menyambut Ramadhan.
Pelaksanaan acara yang berlangsung
tertib dan lancar menunjukkan persiapan panitia yang matang. Dukungan cuaca
yang baik turut membantu kesuksesan kegiatan ini. Namun demikian, ke depan
kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan menambahkan unsur edukasi, misalnya
kampanye kepedulian sosial atau lingkungan, agar dampaknya semakin luas.
Secara keseluruhan, Gema Soramadu
merupakan kegiatan positif yang tidak hanya mempererat persaudaraan umat,
tetapi juga menumbuhkan rasa bahagia dalam menyambut bulan penuh berkah.
Kegiatan ini layak dipertahankan sebagai tradisi tahunan karena mampu
memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan semangat religius di masyarakat.
Sumber:
https://blitarkota.go.id/berita/ribuan-peserta-ramaikan-pawai-gema-soramadu-sambut-bulan-suci-ramadhan-di-kota-blitar
(dengan penyesuaian)
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) mengenai penilaian terhadap teks ulasan Gema
Soramadu!
A.
Penulis menilai bahwa
kegiatan tersebut sangat layak menjadi tradisi tahunan.
B.
Penulis mengkritik bahwa
rute pawai terlalu pendek sehingga tidak menarik.
C.
Penulis menyarankan
penambahan aspek edukasi lingkungan di masa depan.
Komentar
Posting Komentar